Dalam rangka pengembangan keterampilan serta pengetahuan mahasiswa dan karyawan UGM Residence tentang penanganan kebencanaan dan kebakaran UGM Residence Kembali menyelenggarakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan TAGANA bagi mahasiswa dan karyawan UGM Residence. Kegiatan ini merupakan kolaborasi UGM Residence dengan Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (PK4L) Universitas Gadjah Mada.
LIFESKILLS
Pada tahun ini UGM Residence menerima mahasiswa baru atau mahasiwa tahun pertama untuk tinggal di asrama. Mahasiswa tahun pertama ini tentu mengalami banyak perubahan dalam kehidupannya baik dalam konteks akademik maupun lingkungan sosial, apalagi mereka berasal dari daerah dan latar belakang budaya serta keluarga yang berbeda-beda. Perubahan ini kerap kali menimbulkan permasalahan yang memerlukan solusi kreatif.
Kunjungan lapangan merupakan salah satu program lifeskills UGM Residence yang bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi mahasiswa yang tinggal di asrama serta bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya mumpuni dalam bidang akademis namun juga dalam sikap kepemimpinan, kreatifitas, dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan sosial.
Achievement Motivation Training merupakan salah satu program kegiatan Lifeskills UGM Residence yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi, ketrampilan dan semangat mahasiswa untuk berprestasi baik dalam kegiatan kampus maupun di luar kampus. Selain itu, program Achievement Motivation Training kegiatan lifeskills juga sebagai reward bagi mahasiswa yang aktif dalam kegiatan lifeskills. Sudah 2 (tahun) ini karena pandemic Covid 19 dan adanya pembatasan kegiatan masyarakat di Yogyakarta maka kegiatan ini ditiadakan dari program lifeskills dan diganti dengan kegiatan yang diadakan secara daring.
Toleransi secara bahasa berasal dari bahasa latin “tolerare”, toleransi berarti sabar dan menahan diri. Toleransi juga dapat berarti suatu sikap saling menghormati dan menghargai antar kelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Sikap toleransi dapat menghindari terjadinya diskriminasi, walaupun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu kelompok masyarakat.
Dalam rangka mewujudkan keperdulian juga pengabdian kepada
masyarakat dan lingkungan sekitar asrama UGM Residence, pada tanggal Jumat, 22 Maret 2019 diadakan lifeskill sosialisasi pemilahan sampah di padukuhan lingkungan sekitar asrama sebagai wujud dari program Dharma Bakti Asrama yang pada saat ini menjadi agenda kegiatan rutin tahunan yang diikuti oleh mahasiswa dan karyawan UGM Residence. Sebagai aksi nyata kepedulian lingkungann pada acara tersebut, UGM Residence memberikan tempat sampah sejumlah 35 pasang (organik dan non organik) kepada 7 Pedukuhan sekitar yang secara simbolis diwakili oleh Kepala Dukuh. Berbeda dengan kegiatan Dharma Bakti Asrama sebelumnya, pada rangkaian kegiatan kali ini dilaksanakan bertepatan dengan Peringatan Hari Air Sedunia tahun 2019. Puncak acara Dharma Bakti Asrama dan Peringatan Hari Air Dunia 2019 berlangsung pada tanggal 30 Maret 2019 di area Wisdom Park tersebut diikuti oleh peserta dan tamu undangan dari berbagai kalangan, yaitu dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak, civitas akademika UGM, perwakilan Kodim 0734/Yk, komunitas peduli sungai, komunitas Mancing Mania Jogja, dan warga sekitar UGM. Tidak hanya berisi seremonial dan hiburan semata, namun acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 – 13.00 WIB ini juga diisi dengan materi pembahasan mengenai kelestarian air dari BBWS dan kuliah sungai dari Dr. Ing. Ir. Agus Maryono. Tidak hanya itu, UGM Residence juga mengadakan aksi donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Sleman. Acara ditutup dengan penebaran bibit ikan oleh Komunitas Mancing Mania Jogja dan pelepasan angsa oleh Manajer Utama dan Perwakilan BBWS di Danau Bijak Wisdom Park. Dengan adanya acara tersbeut diharapkan berbagai kalangan tidak hanya sekedar memahami pentingnya kebersihan dan kelestarian air namun juga melakukan aksi nyata untuk mewujudkan lingkungan dan air yang lestari demi masa depan mereka.
Acara yang dibuka dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Hymne UGM” yang diikuti oleh seluruh hadirin secara bersama-sama dilanjutkan sambutan GM UGM Residence Bp. Ir. FX. Pri Joewo Guntoro, Dipl.HE., M.Si acara ini berlangsung dengan cukup hikmat dengan Pembacaan ikrar sumpah pemuda yang diikuti oleh seluruh hadirin. Duo Puncak Merapi merupakan finalis yang berkesempatan tampil pertama pada acara UGM Residence mencari bakat dengan membawakan lagu Raisha-Terjebak Nostalgia. Dilanjutkan penampilan Fatimah Azzahra yang memainkan gitar sambil menyanyikan lagu medley, Tradisional Papua dengan tarian kontemporer papua, Nada Aliefia Faizin yang menyanyikan lagu Anggun-Mimpi, Fachmi Fabian yang menyanyikan lagu dangdut, M. Zildjian Laxamana yang menampilkan bakatnya bermain piano dan M. Dian Saputra yang menampilkan Puisinya. Tak hanya diisi oleh penampilan dari ke 7 finalis acara ini juga dimeriahkan juga oleh Band Karyawan Wisdom Park dan juga penampilan Guest Star band d-NextG yang menampilkan lagunya yang berjudul Antara Kita.
Adapun pemenang dari acara UGM Residence mencari bakat 2018 terdiri dari : Juara 1 oleh Tradisional Papua(Piagam dan hadiah oleh Bpk. Hargo-Dir.PUI dan Bpk.GM UGM Residence), Juara 2 oleh Fachmi Fabian (Piagam dan hadiah oleh Ibu Dr. Iva-Perwakilan Juri), Juara 3 oleh M. Dian Saputra (Piagam dan hadiah oleh Bpk. Hestu-Perwakilan dari BNI), dan Juara Favorit oleh Nada Aliefia Faizin (Piagam dan hadiah oleh Saqina Fanky-Ketua Panitia). Semoga dengan terselenggaranya acara ini mampu membangun kembali semangat sumpah pemuda untuk berprestasi dan berbakat untuk memajukan Bangsa yang satu.. Bangsa INDONESIA .




Acara yang berlangsung dengan cukup meriah ini dihadiri oleh Manajer Utama UGM Residence Ir.FX.Pri Joewo Guntoro, Dipl.HE.,M.Si yang menyampaikan laporannya, berupa data mahasiswa baru UGM yang tinggal di UGM Residence diantaranya berasal dari berbagai jurusan, daerah dan Negara. Dengan berbagai latar belakang tersebut diharapkan mahasiswa/penghuni UGM Residence bisa membaur dengan baik, bisa saling menghormati dan menghargai. Kegiatan yang juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Pendidikan Pengajaran dan Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr dalam sambutan dan pemaparannya menyampaikan mahasiswa UGM lebih selektif dalam memilih kegiatan organisasi dan berhati-hati dalam menyikapi organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.
Dalam acara ini juga turut hadir Direktur Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada Dr. R. Suharyadi, M.Sc. yang menyampaikan bahwa mahasiswa UGM disamping melakukan kegiatan perkuliahan juga harus aktif dalam kegiatan yang positif. Mahasiswa UGM diharapkan untuk aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dibawah naungan Direktorat Kemahasiswaan UGM. Rangkaian acara Open House UGM Residence yang menampilkan ragam tarian, musik, drama dan puisi dari mahasiswa masing-masing asrama cukup meriah dengan turut menghadirkan narasumber talkshow yaitu Tifani Diahnisa Hardianti yang merupakan salah satu alumni penghuni UGM Residence. Pada talkshow tersebut dipimpin oleh Fathur Hafizhi (mahasiswa beasiswa UGM Residence) sebagai notulen yang mendampingi narasumber menyampaikan “i’m not only stay but I will life in ugm residence” kepada mahasiswa baru bertujuan memberikan motivasi agar betah tinggal di asrama dengan menumbuhkan kesadaran untuk saling menghormati dan saling menghargai antar penghuni asrama demi terciptanya kebersamaan, kenyamanan, keperdulian dan toleransi antar mahasiswa walau terdapat kebhinnekaragaman satu dengan yang lain selama tinggal di UGM Residence.


Pada hari Sabtu, 7 April 2018 UGM Residence melaksanakan kegiatan reward lifeskill, kegiatan yang diberikan berupa kegiatan outbond dengan mengambil tema ” Team Building UGM Residence” dengan lokasi pelaksanaan kegiatan di Sungai Elo Progowati, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. Sebagai reward bagi mahasiswa yang aktif mengikuti lifeskill, kegiatan outbond tersebut dikemas dalam kegiatan rafting sungai Elo Progo dengan rute arum jeram sejauh 10-12 Kilometer dan jarak tempuh selama kira-kira 2 – 2,5 jam pengarungan. Start point arung jeram sungai elo berada di desa Pare, Blondo, Mungkid, Magelang dan Finish point berada di kelurahan Mendut, Mungkid, Magelang . Kegiatan ini diikuti kurang lebih 170 peserta terdiri dari mahasiswa dan pendampingan dari karyawan UGM Residence. Dalam pelaksaannya peserta dibagi menjadi beberapa team yang terdiri dari 4 – 6 orang pada setiap team dalam satu perahu. Selain, sebagai reward dan fun, kegiatan rafting ini bertujuan untuk melatih kerjasama antar team, kepemimpinan, komunikasi, kesabaran dan kepekaan untuk mengambil keputusan secara cepat.(AA)



o Penghuni mendaftarkan diri untuk mengikuti kegitan Life Skill secara online melaluihttp://www.residence.ugm.ac.id/ selambat-lambatnya H-2 sebelum tanggal pelaksanaan kegiatan Life Skill.