Yogyakarta – Paguyuban Alumni Asrama Ratnaningsih Sagan Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar acara temu kangen akbar pada Sabtu (13/12/2025) di lingkungan kampus UGM. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh lebih dari 100 mantan penghuni asrama dari berbagai penjuru Indonesia, mencakup angkatan 1960-an hingga 1999.
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Sleman, 25 Oktober 2025 – UGM Residence menggelar kegiatan Life Skill dengan tajuk “GASKEN: Gerak Aman Selalu Dalam Berkendara” di Asrama Darmaputera Santren. Kegiatan diikuti secara antusias oleh penghuni delapan asrama UGM Residence yang siap untuk menjadi agen dalam menyuarakan dan meningkatkan keamanan berkendara.
Pagi cerah langit membiru,
Kancil berkumpul penuh hangat.
Ngobrol santai dan fun gathering seru,
Teman bertambah rasanya penuh semangat.
Pada Sabtu, 8 November 2025, UGM Residence menyelenggarakan kegiatan Life skills Ngobras x Fun Gathering di Asrama Darmaputera Baciro, sebuah program yang memadukan keterampilan hidup, diskusi reflektif, dan kegiatan kebersamaan. Sebagai salah satu institusi yang secara aktif menjadi pionir pendidikan di Indonesia, UGM melalui UGM Residence sangat memperhatikan keterampilan soft-skills para mahasiswanya, tidak hanya melalui ruang kampus, melainkan hingga ruang sosial.
“Asrama tidak hanya sebagai tempat pulang bagi Gamada, tapi juga penggalian potensi sebagai tempat awal mereka berdinamika”
Itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan makna asrama yang sebenarnya bagi para talent Gajah Mada Muda yang mengawali perjalanan mereka dengan bergabung dalam Kolaborasi Talent Asrama. Pada tahun ini talent kolaborasi asrama mengusung konsep lintas asrama, dimana beberapa asrama, baik Ratnaningsih maupun Darmaputera dijadikan dalam satu kelompok dengan tujuan untuk menyatukan keberagaman dalam satu kelompok talent.
Pada Open House Tahun 2025 (Minggu, 17 Agustus 2025) ini terdapat empat kelompok talent kolaborasi lintas asrama, yakni satu kelompok sastra, dua kelompok musik, dan satu kelompok tari. Kolaborasi talent mengusung beberapa tema yang luar biasa dan penuh warna.
Kelompok pertama, yakni kelompok Sastra membawakan sebuah drama dengan teman “Asrama sebagai Rumah Kedua.” Drama ini memadukan lakon, suara penuh emosi, dan padanan alat musik yang memukau dari keempat anggotanya. Sang pelakon utama membawakan cerita bagaimana seorang anak rantau merasakan kerinduan pada kampung halaman dan belum beradaptasinya dengan kondisi asrama. Selanjutnya sang pelakon lainnya mencoba menjadi teman yang baik dengan mencoba menenangkan dan memberi pemahaman. Akhir dari cerita ini memunculkan akhir bahagia, dimana kedua pelakonnya beradaptasi dan bersama-sama berdinamika di asrama.
Penampilan selanjutnya adalah penampilan dari kedua kelompok Musik dengan menampilkan berbagai lagu, mulai dari Speechless, hingga Kamu. Paduan vokal para talent, keyboard, dan gitar listrik menciptakan alunan harmoni yang benar-benar memanjakan telinga para audiens yang datang pada
Open House
Dalam rangka membina keakraban antar penghuni asrama sekaligus menghadirkan aktivitas akhir pekan yang menyegarkan, UGM Residence mengadakan kegiatan bertajuk Life Skill Fun Rafting pada hari Minggu, 11 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, berlokasi di kawasan Danau Wisdom Park.
bisa jadi karya yang bernilai,
dengan daur ulang yang menyenangkan,
lingkungan lestari, hati pun damai
Ramadan di UGM Residence selalu menghadirkan suasana khas yang hangat dan penuh kebersamaan. Berbagai kegiatan diadakan untuk mengisi waktu menjelang berbuka dengan aktivitas bermanfaat, seperti Mulok Ngabuburit, buka bersama, tadarus Al-Qur’an, dan pembacaan Alkitab.
Pada Sabtu, 22 Februari 2025 UGM Residence kembali menyelenggarakan kegiatan Life Skills. Kegiatan kali ini bertema Wellness for Life: Reproductive Health & Active Living. Kegiatan ini bertujuan membekali para penghuni asrama dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan gaya hidup aktif.
Dalam sambutannya, Ibu Wijayanti, S.IP., M.Sc., selaku Manajer Utama UGM Residence, menekankan pentingnya pemahaman akan kesehatan reproduksi bagi mahasiswa. “Kami ingin membekali teman-teman dengan pengetahuan agar bisa menjadi pribadi yang mandiri, memiliki wawasan luas, dan siap menjalani kehidupan sendiri. Salah satunya adalah dengan memahami kesehatan reproduksi dan bagaimana menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya. Berbeda dari biasanya, kegiatan life skills kali ini diselenggarakan bersama PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP).
Lebih dari sekadar edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia. Menurut William selaku perwakilan dari RAPP, kerja sama ini tidak hanya memberikan edukasi kepada penghuni dari delapan asrama UGM, tetapi juga melibatkan mahasiswa program beasiswa bagi mahasiswa yang tinggal di UGM Residence.
Sesi pertama menghadirkan para dokter yaitu dr. Arief Antonius Santoso, CHMC, CPCCP, serta Ibu dr. Sherly Octavia, yang membahas berbagai aspek kesehatan reproduksi, mulai dari:
Dalam kunjungan tersebut Eddy Soeparno didampingi oleh staf khusus MPR-RI, Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Sindung Tjahyadi, dan jajaran manajemen UGM Residence selaku pengelola TOYAGAMA. Pengelola TOYAGAMA, Nyoto Sutrisno, memberikan penjelasan proses produksi air minum. Air baku diolah melalui beberapa proses. Proses pertama adalah pre-treatment yang meliputi penyaringan menggunakan sand filter dan carbon filter. Proses selanjutnya adalah ultrafiltrasi yang merupakan penyaringan yang sangat kecil hingga skala nano. Selanjutnya air akan dipindai melalui gelombang ultraviolet untuk membunuh bakteri atau virus yang lolos dari ultrafiltrasi. Setelah melalui sistem ultraviolet air disebut sebagai air produk atau air siap minum dan ditampung pada drink tank, untuk selanjutnya akan didistribusikan ke seluruh penjuru UGM. Khusus untuk air minum dalam kemasan masih ditambah satu rangkaian proses lagi yang terdiri dari sand dan carbon filter, resin dan ozonisasi.
Menambahkan penjelasan dari Nyoto Sutrisno, Manajer Utama UGM Residence, Wijayanti, menyampaikan kebijakan pimpinan universitas terkait pemanfaatan air siap minum TOYAGAMA. Terkait dengan kepedulian terhadap permasalahan sampah UGM mendorong penggunaan air minum perpipaan dan air kemasan dalam galon. Sedangkan air kemasan dalam botol digunakan untuk keperluan khusus Ketika air perpipaan dan galon tidak terjangkau atau tidak dapat digunakan.
