Dalam upaya memperkuat ketahanan finansial pegawainya, UGM Residence menyelenggarakan kegiatan sarasehan bertajuk “Literasi Keuangan dengan Smart Investasi”. Acara yang berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026 ini, bertempat di Asrama Darmaputera Baciro.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara UGM Residence dengan Bank Mandiri Area Yogyakarta. Melalui sinergi ini, seluruh pegawai diberikan edukasi mendalam mengenai pengelolaan penghasilan, perencanaan keuangan jangka pendek dan panjang, hingga pemahaman strategi investasi yang cerdas serta aman.
Manajer Utama UGM Residence, Wijayanti, S.I.P., M.Sc., dalam sambutannya memberikan motivasi terkait manajemen keuangan. Beliau menekankan bahwa berutang bukan suatu hal yang negatif jika kita bisa mengelolanya dengan bijak. Utang bisa menjadi alat bantu finansial asalkan dilakukan dengan perencanaan yang matang dan tujuan yang jelas. Namun pegawai harus tetap waspada dan hanya memilih lembaga keuangan legal yang terdaftar resmi di otoritas terkait. Beliau mengimbau agar seluruh pegawai tidak terjebak dalam lingkaran judi online (judol) yang tengah marak, karena dapat merusak stabilitas ekonomi keluarga.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, Hevina Sasfiany dari Bank Mandiri Area Yogyakarta. Dalam paparannya, Hevina membedah cara-cara praktis bagi pegawai untuk menyisihkan penghasilan ke dalam instrumen investasi yang aman guna mencapai kestabilan finansial dan mengurangi tingkat stres akibat masalah keuangan. “Dalam berinvestasi harap selalu mengecek kredibilitas lembaga keuangan dan memastikan lembaga tersebut dalam pengawasan OJK,” ujar Hevina.
Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti jalannya acara. Tri Wahyudi salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang selama ini terabaikan, terutama dalam membedakan antara kebutuhan konsumtif dan investasi masa depan. Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu mengubah pola pikir pegawai dalam mengelola keuangan pribadi. Dengan literasi keuangan yang baik, pegawai diharapkan tidak hanya bekerja secara produktif, tetapi juga memiliki kualitas hidup yang lebih sejahtera melalui perencanaan masa depan yang tertata.
