UGM Residence menyelenggarakan Temu Orang Tua Mahasiswa Baru Penghuni Asrama UGM Residence Tahun Akademik 2026/2027 di GOR Kebangsaan Wisdom Park UGM, Minggu (2/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari penyambutan mahasiswa baru sekaligus ruang untuk memperkenalkan lingkungan UGM Residence dan membangun komunikasi dengan orang tua penghuni.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada, dilanjutkan laporan penyelenggaraan oleh Manajer SDM dan Pemasaran UGM Residence, Agus Hartono, S.E., M.Ec.Dev. Selanjutnya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., menyampaikan sambutan dan arahan. Beliau berharap mahasiswa baru tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta karakter BERANI: Bernalar, Empati, Relasional, Adaptif, Berdampak Nyata, dan Inklusif.
Sementara itu, Manajer Utama UGM Residence, Wijayanti, S.I.P., M.Sc., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua atas kepercayaannya menjadikan UGM Residence sebagai tempat tinggal putra-putri mereka. Dalam pemaparannya, beliau memperkenalkan manajemen UGM Residence beserta fasilitas yang tersedia, termasuk Wisdom Park dan Grha Sabha Pramana (GSP) sebagai bagian dari UGM Residence. Setiap asrama dilengkapi fasilitas seperti Toyagama, pantry, tempat ibadah, area parkir, dan fasilitas olahraga. UGM Residence juga menghadirkan ruang fitness terbaru di Bulaksumur. Seluruh fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis oleh penghuni. Tersedia pula minimarket di berbagai asrama serta laundry coin di Kinanti 23, dengan keamanan sebagai salah satu komitmen UGM Residence. Selain itu, apabila terdapat kerusakan fasilitas, penghuni dapat melaporkannya untuk ditindaklanjuti oleh tim teknis.
Dalam mendampingi penghuni baru, fasilitator turut berperan dalam membersamai mahasiswa beradaptasi dan mengenal lingkungan asrama. UGM Residence juga menghadirkan berbagai program pengembangan diri, seperti life skill yang diselenggarakan oleh UGM Residence, Muatan Lokal (Mulok) di masing-masing asrama, serta UGMR Club yang mewadahi minat dan bakat mahasiswa melalui kegiatan seperti band, karawitan, dan badminton. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen UGM Residence untuk membantu mahasiswa tumbuh sebagai individu yang adaptif, mandiri, dan berempati. Dalam pemaparannya, Wijayanti juga menyampaikan rangkaian puncak UGM Residence Cultural Festival.
Disampaikan juga kepada orang tua yang hadir bahwa pengelola asrama mengajak penghuni untuk membiasakan diri memilah sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Orang tua penghuni turut diingatkan untuk memindahkan faskes BPJS ke GMC/Klinik Korpagama serta terbuka dalam menyampaikan kondisi maupun permasalahan yang dihadapi agar dapat memperoleh pendampingan yang tepat. Tak kalah pentingnya, pengelola asrama emngharapkan komunikasi dan kerja sama yang baik dari orang tua agar pendampingan kepada kegiatan belajar penghuni berjalan sesuai harapan.
Sesi tanya jawab membahas mekanisme perizinan menginap di luar asrama, ragam kegiatan life skill, penyediaan fasilitas. Selanjutnya, dalam sambutan dari salah satu orang tua penghuni UGM Residence yang menyampaikan harapan agar UGM Residence dapat menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi seluruh penghuni.
Melalui Temu Orang Tua ini, UGM Residence berharap terbangun sinergi yang kuat antara orang tua, pengelola, fasilitator, dan mahasiswa. Dengan dukungan tersebut, asrama diharapkan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk belajar hidup bersama, mengembangkan kemandirian, membangun kepedulian, serta tumbuh menjadi pribadi yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.